Recent Posts
0 comments

UPS SALAH : Mbah Surip Ngerjain Vincent

Maksud hati ngerjain Mbah Surip dalam acara Ups! Salah Trans 7, Vincent sebagai host malah merasa kesulitan dan dikerjain balik oleh Mbah Surip. Lihat video lucunya berikut.

UPS SALAH : Mbah Surip Ngerjain Vincent

( Labels: , ) Read more
0 comments

Reportase Meninggalnya Mbah Surip

Berikut video berita Reportase mengenai kematian Mbah Surip yang meninggal di puncak kepopulerannya. Juga nukilan perjalanan karir terakhir Mbah Surip.

Reportase Meninggalnya Mbah Surip



Reportase Meninggalnya Mbah Surip
( Labels: , ) Read more
0 comments

Next Clip 'Bangun Tidur' With SBY

Next Clip 'Bangun Tidur' With SBY

Meski Mbah Surip telah tiada, rencana penggarapan video klipnya yang kedua berjudul Bangun Tidur, tetap berjalan. Bahkan, muncul ide untuk menampilkan Presiden SBY di akhir video klip.

"Ada ide, di akhir video klip muncul Pak SBY sambil bilang, 'I love you full'. Beliau sepertinya mau, tinggal waktunya saja," ungkap Fauzi Baadilah di sela syuting video klip kedua Mbah Surip di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2009).

"Iya, cuma tiga menit saja kok," sahut Nirina.

Syuting video klip kedua Mbah Surip berjudul Bangun Tidur dilakukan mulai hari ini. Syuting tidak hanya di satu tempat. Selain mengambil lokasi syuting di stasiun televisi Trans TV, juga di Bulungan, Mayestik, perkantoran Sarinah dan tempat nongkrong anak gaul di Kemang, Jakarta Selatan.

Sejumlah artis digandeng menjadi model video klip. Mereka adalah Desta, Nirina, Fauzi Baudilah, Ringgo Agus, Sandra Dewi, Dewi Sandra, dan Cathy Sharon.

Lantaran kakek bergaya Rasta itu sudah meninggal, konsep video klip diubah. Tema yang diusung adalah kampanye 'I love you full'.

"Bentuknya kampanye 'I love you full', yaitu dengan membagikan stiker untuk mengenal dan mengucapkan bye bye kepada Mbah Surip," jelas sutradara video klip Bangun Tidur, Edy Khemot.
( Labels: ) Read more
0 comments

Minum Air Es Sesak Nafas Mbah Surip Kambuh

Minum Air Es Sesak Nafas Mbah Surip Kambuh 

Walau tak lagi muda, sejumlah kerabat dekat Mbah Surip menuturkan kalau pelantun 'Tak Gendong' itu memiliki stamina yang kuat. Namun karena minum air es, kesehatan Mbah Surip makin menurun.

"Sejak tanggal 1 Agustus Mbah Surip udah sakit sesak nafas. Gara-garanya kebanyakan minum es, saya jadi merasa kecolongan," jelas Farid, putra kedua Mbah Surip saat menggelar jumpa pers di Bengkel Teater WS Rendra di Citayam, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8/2009) malam.

Farid melanjutkan selama ini keluarga memang melarang Mbah Surip minum air dingin. Karena jika minum air es, sesak nafas Mbah Surip kambuh.

Untuk kopi dan rokok, Farid mengaku keluarga tak bisa melarangnya karena Mbah Surip bisa lebih galak. "Kalau rokok dan kopi memang sudah wajib untuk Mbah dan biasanya nggak apa-apa kok," tuturnya.

Farid kini hanya bisa meratapi kelalaiannya menjaga pola makan ayahnya. Mbah Surip, menurutnya meninggal Selasa (4/8/2009) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jam 9 pagi tadi Mbah udah nggak ada detak jantungnya, kita bawa ke rumah sakit Pusdikkes jam 10 pagi udah telat," tandasnya.
( Labels: ) Read more
0 comments

Pemakaman Mbah Surip Diawali Ijab Kabul

Prosesi akad nikah anak ketiga Mbah Surip, Resiatri Kesnawati, dengan seorang pria bernama Syamsuri bin Muhammad Syahri, dilakukan pada pukul 22 lewat 25 menit, di Bengkel Teater, Jakarta, Selasa (4/8), dengan mas kawin Rp100 ribu tunai, di depan jenazah almarhum.

Pemakaman Mbah Surip Diawali Ijab Kabul

Bertindak sebagai wali dari Resia adalah kakak kedua yang bernama Farid, yang juga adalah manajer Mbah Surip. Suasana haru sangat terasa di Bengkel Teater, tempat disemayamkannya jenazah Mbah Surip.

Walau hari telah larut, namun banyak warga setempat dan keluarga besar almarhum dari Mojokerto, yang jumlahnya mencapai 29 orang. Setelah ijab kabul yang berlangsung dengan lancar, kedua mempelai beserta dengan 29 keluarga besar yang lain diberi kesempatan untuk melihat wajah almarhum.

Sebelum jenazah dihantar ke liang lahat, kain kafan Mbah Surip dibuka untuk memberi kesempatan pada keluarga yang belum melihat untuk yang terakhir kalinya dan pada saat itu pula Resia yang baru saja melangsungkan pernikahan, jatuh pingsan.

Pemakaman Mbah Surip Diawali Ijab Kabul

Selanjutnya, jenazah Mbah Surip dimakamkan di kawasan Bengkel Teater W.S Rendra untuk beristirahat selama-lamanya. Selamat jalan Mbah Surip, selamat jalan seniman nyentrik dan murah hati. Musik dan tawamu telah memberikan nuansa segar di blantika musik tanah air. Kami semua akan selalu mendoakan dan mengenangmu. I love you full...
( Labels: , ) Read more
0 comments

Sang Fenomenal Meninggalkan Dunia

Sang Fenomenal Meninggalkan Dunia

Mbah Surip meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB di Rumah Sakit Pusdikkes, Kramat Jati, Jakarta Timur. Penyanyi fenomenal beraliran reggae itu meninggal dunia di rumah pelawak, Mamik Prakoso.

"Jadi pas tiba di sini sudah tidak bernyawa, sudah meninggal," kata Mega, petugas RS Pusdikkes, Selasa (4/8/2009).

Rumah Mamik Prakoso tak jauh dari RS Pusdikkes Kramat Jati di Jalan Makassar, Jakarta Timur.

Menurut Mamik kemarin Senin (3/8/2009) sekitar pukul 16.00 Wib Mbah Surip datang ke rumahnya bersama anaknya.

"Aku numpang tidur dirumahmu karena dirumahku nggak bisa istirahat..." kata Mbah Surip saat itu.

Namun karena terlihat tidak sehat pada malam harinya Mamik berinisiatif memanggil dokter untuk memeriksa kesehatan mbah. Setelah meminum obat Mbah Surip dapat beristirahat.

Di pagi harinya Mbah Surip sempat sarapan bubur ayam bersama anaknya lalu setelah itu ditinggal mandi Mamik. Pada saat itulah pintu kamar mandi digedor dan Mamik menemukan Mbah Surip terkulai lemah dan mengeluarkan cairan di mulutnya.

Saat itu juga Mbah Surip dilarikan ke Rumah Sakit Pusdikkes Kramat Jati namun nyawanya tidak tertolong. Mbah Surip menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit.

Mbah Surip memang tetap sederhana meski dia sudah meraih sukses sebagai musisi. Gaya hidupnya tak banyak yang berubah sejak lagunya 'Tak Gendong' laris manis menjadi RBT.

Bahkan, Mbah Surip mengaku dirinya lebih senang naik ojek daripada mobil. Dia merasa lebih nikmat diantar motor daripada duduk manis di atas mobil.

Segenap tim Mbah Surip Blog turut berduka cita atas meninggalnya penyanyi Fenomenal Mbah Surip. Semoga arwah Almarhum diterima Allah SWT, Amien...
( Labels: ) Read more
0 comments

Mbah Surip Syukuran Manajemen

Mbah Surip Syukuran Manajemen

Nama Mbah Surip semakin berkibar dan lagu Tak Gendong pun menduduki jajaran peringkat atas sebagai Ring Back Tone (RBT) terpopuler. Namun demikian, Mbah Surip tak lupa untuk bersyukur atas apa yang didapatnya bersama Manajemen Kampung Artis.

"Sekarang manajemen saya sudah dibilang kantoran (baca: profesional). Mbah minta doa restunya saja, mudah-mudahan dengan adanya Kampung Artis Manajemen ini, Mbah bisa berkarya lebih baik lagi," harap mantan pengamen dalam acara syukuran di markas Kampung Artis, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2009).

Mbah Surip pun menaruh harapan untuk tetap bisa berkarir melalui manajemen artisnya dan dapat bekerja dengan jujur, total, dan apa adanya.

"Apalagi orang-orang yang tergabung dalam kampung artis manajemen memang teman lama saya. Jadi ya ke depannya, tidak ada kesalahpahaman dan bisa abadi sampai mati," ungkapnya.

Mengenai kontrak tiga tahun yang ia setujui ke pihak manajemen, Mbah menyerahkan ke pihak notaris, termasuk poin-poin dari isi kontrak yang dibuat dari hati ke hati.

"Mengapa saya takut atau saya permasalahkan? Notaris hanya memperkuat saja, jadi tidak ada masalah saya keberatan atau tidak," imbuhnya.
( Labels: , ) Read more
0 comments

Mbah Surip Terima Bonus Rumah dan Mobil

Mbah Surip Terima Bonus Rumah dan Mobil

Sukses dengan lagu-lagu karyanya, mengantarkan seniman nyentrik Mbah Surip meraih keberuntungan secara materi. Sebuah rumah berikut kendaraan akan menjadi milik pria asal Mojokerto, Jawa Timur itu.

"Bahagia banget, apalagi ketemu temen-temen lama. Pokoknya I love you full!. Ha..ha..ha....minta doa restunya semoga bisa berkarya terus tanpa ada halangan," ungkap Mbah Surip saat dimintai komentarnya seputar kontrak kerjanya.

Mbah Surip menerima bonus sebuah rumah dan mobil Suzuki APV warna biru tahun 2006 berplat nomor B 8155 GX. Menanggapi hal ini pemilik nama asli Urip Ariyanto itu menjawab dengan gaya kelakarnya, "Mobil dan rumah yang akan saya miliki semoga cepet balik nama. Dan kalau Kapolda mengijinkan semoga surat helikopternya akan cepet keluar."

"Mbah ingin mematahkan artis luar negeri yang bilang artis Indonesia nggak bisa punya pesawat atau helikopter," tambahnya lagi-lagi dengan gaya tawanya.

Mbah Surip pun mengaku terima kasih dengan pemberian rumah dan mobil tersebut, dirinya tidak mempedulikan entah baru atau sudah second. "Mobil atau rumah yang dikasih, baru atau second Mbah nggak peduli," pungkasnya.

Bertempat di Kantor Manajemen Kampung Artis, di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (29/7), sebuah acara syukuran digelar, sebagai simbol kontrak kerja sama antara Mbah Surip dengan Manajemen Kampung Artis, terhitung sejak 1 Juli 2009 hingga 1 Juli 2012.

Mbah Surip sendiri berada di bawah naungan label Gajah Mada Record, pimpinan Sugama Trisnadi, sekaligus pemilik Manajemen Kampung Artis.
( Labels: , ) Read more
Best viewed on firefox 5+

Kategori

Pengikut