InnO says :

Weew.. Mbah Surip is the LEGEND.
Aku ini cuma fansnya simbah yang suka ngumpulin
berita, foto, download mp3

Royalti Cuma Rp112 Juta




ROYALTI lagu Tak Gendong milik almarhum Mbah Surip yang selama ini disebut-sebut mencapai angka miliaran rupiah ternyata sangat jauh panggang dari api. Nilai nominal yang diterima ahli waris Mbah Surip dari hasil penjualan kaset, CD, dan ring back tone (RBT) selama periode Mei – Juli 2009 hanya Rp112.386.041.
Selama ini, beredar kabar kalau dari RBT lagu Tak Gendong Mbah Surip menerima royalti sebesar Rp4 miliar. Angka yang sangat fenomenal itu membuat banyak orang tercengang karena Mbah Surip tiba-tiba menjadi sosok penyanyi yang kaya mendadak.



Jumat (21/8) kemarin, bertempat di bengkel Teater Rendra di Cipayung, Depok, Jawa Barat, PT Falcon Music, label yang menaungi Mbah Surip memberi penjelasan tentang hak-hak dan pendapatan yang diperoleh dari lagu Mbah Surip.

PT Falcon yang dihadiri HB Naveen selaku eksekutif produser, serta Adit (produser), serta Andri W Kusuma (kuasa hukum). Sementara dari pihak keluarga Mbah Surip tampak hadir Farid (anak Mbah Surip), didampingi pamannya, Wawang Heru.

Wawang menjelaskan, 18 Agustus lalu pihak keluarga Mbah Surip sudah mendapat data rinci mengenai royalti lagu-lagu Mbah Surip. Lalu keesokan harinya, 19 Agustus pihaknya menerima uang kurang lebih Rp120 juta. “Kemudian dipotong pajak 15%, sehingga yang diterima hanya sekitar Rp112 juta,” kata Wawang Heru.

Menurut Wawang PT Falcon sangat terbuka soal rincian royalti Mbah Surip tanpa ada yang ditutupi. Dengan adanya pembayaran ini, Wawang berharap ke depan tidak akan ada lagi permasalahan dan pemberitaan mengenai royalti lagu-lagu kakaknya itu.

Dalam laporan tersebut dirinci secara detail hasil yang diperoleh dari album Tak Gendong Mbah Surip. Dari penjualan kaset sebanyak 27.492 keping dengan harga satuan Rp15.000, total uang yang diperoleh Rp412.380.000. Kemudian dipotong 40% untuk agen penjualan sebesar Rp164,952,000. PT Falcon menerima sebesar Rp247.428.000, dan Mbah Surip mendapat 7% dari penjualan bersih yaitu Rp17.319.960.

Penjualan CD sebanyak 12,765 keping dengan harga satuan RP20.000, total pemasukan Rp255.300.000 dipotong 40% untuk agen sebesar Rp102.120.000. PT Falcon menerima RP153.180.000 dan Mbah Surip mendapat royalti 7% dengan menerima bersih Rp10.722.600. Dari hasil penjualan kaset dan CD saja Mbah Surip mendapat royalti Rp28.042.560.

Nilai tertinggi didapat dari RBT. “Karena kami launching lagu Tak Gendong Mei 2009, kami juga memberikan uang kepada pihak keluarga terhitung Mei-Juli. Sementara Agustus, belum diterima laporan lagi dari pihak operator,” jelas HB Naveen.

Dari tujuh operator, lagu Tak Gendong di download sebanyak 617.159 kali. Dengan total pendapatan sebesar Rp2.366.735.100, dipotong untuk pihak operator sebesar Rp1.376.113.940. PT Falcon mendapat Rp990.621.160. Dari hasil yang diterima PT Falcon, Mbah Surip menerima 7% sebsar Rp69.343.481.

Selain itu Mbah Surip juga menerima hasil manggung dari salah satu pihak operator yang kala itu mengundang Mbah Surip sebesar Rp15.000.000.

Saat tanda tangan kontrak, Mbah telah menerima uang muka sebesar Rp68.874.848. Setelah ditotal hasil penjualan kaset, CD, dan RBT plus honor manggung Rp15 juta, total uang yang diperoleh Mbah Surip Rp181.260.889. Dipotong uang muka dan pajak, sehingga jumlah bersih yang tersisa Rp112.386.041.

Read More ..

UPS SALAH : Mbah Surip Ngerjain Vincent







Read More ..

Wawancara Terakhir Mbah Surip







Read More ..

Next Clip 'Bangun Tidur' With SBY




Meski Mbah Surip telah tiada, rencana penggarapan video klipnya yang kedua berjudul Bangun Tidur, tetap berjalan. Bahkan, muncul ide untuk menampilkan Presiden SBY di akhir video klip.

"Ada ide, di akhir video klip muncul Pak SBY sambil bilang, 'I love you full'. Beliau sepertinya mau, tinggal waktunya saja," ungkap Fauzi Baadilah di sela syuting video klip kedua Mbah Surip di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2009).


"Iya, cuma tiga menit saja kok," sahut Nirina.

Syuting video klip kedua Mbah Surip berjudul Bangun Tidur dilakukan mulai hari ini. Syuting tidak hanya di satu tempat. Selain mengambil lokasi syuting di stasiun televisi Trans TV, juga di Bulungan, Mayestik, perkantoran Sarinah dan tempat nongkrong anak gaul di Kemang, Jakarta Selatan.

Sejumlah artis digandeng menjadi model video klip. Mereka adalah Desta, Nirina, Fauzi Baudilah, Ringgo Agus, Sandra Dewi, Dewi Sandra, dan Cathy Sharon.

Lantaran kakek bergaya Rasta itu sudah meninggal, konsep video klip diubah. Tema yang diusung adalah kampanye 'I love you full'.

"Bentuknya kampanye 'I love you full', yaitu dengan membagikan stiker untuk mengenal dan mengucapkan bye bye kepada Mbah Surip," jelas sutradara video klip Bangun Tidur, Edy Khemot.

Read More ..

Minum Air Es Sesak Nafas Mbah Surip Kambuh




Walau tak lagi muda, sejumlah kerabat dekat Mbah Surip menuturkan kalau pelantun 'Tak Gendong' itu memiliki stamina yang kuat. Namun karena minum air es, kesehatan Mbah Surip makin menurun.

"Sejak tanggal 1 Agustus Mbah Surip udah sakit sesak nafas. Gara-garanya kebanyakan minum es, saya jadi merasa kecolongan," jelas
Farid, putra kedua Mbah Surip saat menggelar jumpa pers di Bengkel Teater WS Rendra di Citayam, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8/2009) malam.


Farid melanjutkan selama ini keluarga memang melarang Mbah Surip minum air dingin. Karena jika minum air es, sesak nafas Mbah Surip kambuh.

Untuk kopi dan rokok, Farid mengaku keluarga tak bisa melarangnya karena Mbah Surip bisa lebih galak. "Kalau rokok dan kopi memang sudah wajib untuk Mbah dan biasanya nggak apa-apa kok," tuturnya.

Farid kini hanya bisa meratapi kelalaiannya menjaga pola makan ayahnya. Mbah Surip, menurutnya meninggal Selasa (4/8/2009) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jam 9 pagi tadi Mbah udah nggak ada detak jantungnya, kita bawa ke rumah sakit Pusdikkes jam 10 pagi udah telat," tandasnya.

Read More ..