InnO says :

Weew.. Mbah Surip is the LEGEND.
Aku ini cuma fansnya simbah yang suka ngumpulin
berita, foto, download mp3

03 September 2009

Royalti Cuma Rp112 Juta




ROYALTI lagu Tak Gendong milik almarhum Mbah Surip yang selama ini disebut-sebut mencapai angka miliaran rupiah ternyata sangat jauh panggang dari api. Nilai nominal yang diterima ahli waris Mbah Surip dari hasil penjualan kaset, CD, dan ring back tone (RBT) selama periode Mei – Juli 2009 hanya Rp112.386.041.
Selama ini, beredar kabar kalau dari RBT lagu Tak Gendong Mbah Surip menerima royalti sebesar Rp4 miliar. Angka yang sangat fenomenal itu membuat banyak orang tercengang karena Mbah Surip tiba-tiba menjadi sosok penyanyi yang kaya mendadak.



Jumat (21/8) kemarin, bertempat di bengkel Teater Rendra di Cipayung, Depok, Jawa Barat, PT Falcon Music, label yang menaungi Mbah Surip memberi penjelasan tentang hak-hak dan pendapatan yang diperoleh dari lagu Mbah Surip.

PT Falcon yang dihadiri HB Naveen selaku eksekutif produser, serta Adit (produser), serta Andri W Kusuma (kuasa hukum). Sementara dari pihak keluarga Mbah Surip tampak hadir Farid (anak Mbah Surip), didampingi pamannya, Wawang Heru.

Wawang menjelaskan, 18 Agustus lalu pihak keluarga Mbah Surip sudah mendapat data rinci mengenai royalti lagu-lagu Mbah Surip. Lalu keesokan harinya, 19 Agustus pihaknya menerima uang kurang lebih Rp120 juta. “Kemudian dipotong pajak 15%, sehingga yang diterima hanya sekitar Rp112 juta,” kata Wawang Heru.

Menurut Wawang PT Falcon sangat terbuka soal rincian royalti Mbah Surip tanpa ada yang ditutupi. Dengan adanya pembayaran ini, Wawang berharap ke depan tidak akan ada lagi permasalahan dan pemberitaan mengenai royalti lagu-lagu kakaknya itu.

Dalam laporan tersebut dirinci secara detail hasil yang diperoleh dari album Tak Gendong Mbah Surip. Dari penjualan kaset sebanyak 27.492 keping dengan harga satuan Rp15.000, total uang yang diperoleh Rp412.380.000. Kemudian dipotong 40% untuk agen penjualan sebesar Rp164,952,000. PT Falcon menerima sebesar Rp247.428.000, dan Mbah Surip mendapat 7% dari penjualan bersih yaitu Rp17.319.960.

Penjualan CD sebanyak 12,765 keping dengan harga satuan RP20.000, total pemasukan Rp255.300.000 dipotong 40% untuk agen sebesar Rp102.120.000. PT Falcon menerima RP153.180.000 dan Mbah Surip mendapat royalti 7% dengan menerima bersih Rp10.722.600. Dari hasil penjualan kaset dan CD saja Mbah Surip mendapat royalti Rp28.042.560.

Nilai tertinggi didapat dari RBT. “Karena kami launching lagu Tak Gendong Mei 2009, kami juga memberikan uang kepada pihak keluarga terhitung Mei-Juli. Sementara Agustus, belum diterima laporan lagi dari pihak operator,” jelas HB Naveen.

Dari tujuh operator, lagu Tak Gendong di download sebanyak 617.159 kali. Dengan total pendapatan sebesar Rp2.366.735.100, dipotong untuk pihak operator sebesar Rp1.376.113.940. PT Falcon mendapat Rp990.621.160. Dari hasil yang diterima PT Falcon, Mbah Surip menerima 7% sebsar Rp69.343.481.

Selain itu Mbah Surip juga menerima hasil manggung dari salah satu pihak operator yang kala itu mengundang Mbah Surip sebesar Rp15.000.000.

Saat tanda tangan kontrak, Mbah telah menerima uang muka sebesar Rp68.874.848. Setelah ditotal hasil penjualan kaset, CD, dan RBT plus honor manggung Rp15 juta, total uang yang diperoleh Mbah Surip Rp181.260.889. Dipotong uang muka dan pajak, sehingga jumlah bersih yang tersisa Rp112.386.041.

Read More ..

11 Agustus 2009

UPS SALAH : Mbah Surip Ngerjain Vincent







Read More ..

06 Agustus 2009

Wawancara Terakhir Mbah Surip







Read More ..

Next Clip 'Bangun Tidur' With SBY




Meski Mbah Surip telah tiada, rencana penggarapan video klipnya yang kedua berjudul Bangun Tidur, tetap berjalan. Bahkan, muncul ide untuk menampilkan Presiden SBY di akhir video klip.

"Ada ide, di akhir video klip muncul Pak SBY sambil bilang, 'I love you full'. Beliau sepertinya mau, tinggal waktunya saja," ungkap Fauzi Baadilah di sela syuting video klip kedua Mbah Surip di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2009).


"Iya, cuma tiga menit saja kok," sahut Nirina.

Syuting video klip kedua Mbah Surip berjudul Bangun Tidur dilakukan mulai hari ini. Syuting tidak hanya di satu tempat. Selain mengambil lokasi syuting di stasiun televisi Trans TV, juga di Bulungan, Mayestik, perkantoran Sarinah dan tempat nongkrong anak gaul di Kemang, Jakarta Selatan.

Sejumlah artis digandeng menjadi model video klip. Mereka adalah Desta, Nirina, Fauzi Baudilah, Ringgo Agus, Sandra Dewi, Dewi Sandra, dan Cathy Sharon.

Lantaran kakek bergaya Rasta itu sudah meninggal, konsep video klip diubah. Tema yang diusung adalah kampanye 'I love you full'.

"Bentuknya kampanye 'I love you full', yaitu dengan membagikan stiker untuk mengenal dan mengucapkan bye bye kepada Mbah Surip," jelas sutradara video klip Bangun Tidur, Edy Khemot.

Read More ..

Minum Air Es Sesak Nafas Mbah Surip Kambuh




Walau tak lagi muda, sejumlah kerabat dekat Mbah Surip menuturkan kalau pelantun 'Tak Gendong' itu memiliki stamina yang kuat. Namun karena minum air es, kesehatan Mbah Surip makin menurun.

"Sejak tanggal 1 Agustus Mbah Surip udah sakit sesak nafas. Gara-garanya kebanyakan minum es, saya jadi merasa kecolongan," jelas
Farid, putra kedua Mbah Surip saat menggelar jumpa pers di Bengkel Teater WS Rendra di Citayam, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8/2009) malam.


Farid melanjutkan selama ini keluarga memang melarang Mbah Surip minum air dingin. Karena jika minum air es, sesak nafas Mbah Surip kambuh.

Untuk kopi dan rokok, Farid mengaku keluarga tak bisa melarangnya karena Mbah Surip bisa lebih galak. "Kalau rokok dan kopi memang sudah wajib untuk Mbah dan biasanya nggak apa-apa kok," tuturnya.

Farid kini hanya bisa meratapi kelalaiannya menjaga pola makan ayahnya. Mbah Surip, menurutnya meninggal Selasa (4/8/2009) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jam 9 pagi tadi Mbah udah nggak ada detak jantungnya, kita bawa ke rumah sakit Pusdikkes jam 10 pagi udah telat," tandasnya.

Read More ..

05 Agustus 2009

Pemakaman Mbah Surip Diawali Ijab Kabul




Prosesi akad nikah anak ketiga Mbah Surip, Resiatri Kesnawati, dengan seorang pria bernama Syamsuri bin Muhammad Syahri, dilakukan pada pukul 22 lewat 25 menit, di Bengkel Teater, Jakarta, Selasa (4/8), dengan mas kawin Rp100 ribu tunai, di depan jenazah almarhum.


Bertindak sebagai wali dari Resia adalah kakak kedua yang bernama Farid, yang juga adalah manajer Mbah Surip. Suasana haru sangat terasa di Bengkel Teater, tempat disemayamkannya jenazah Mbah Surip.

Walau hari telah larut, namun banyak warga setempat dan keluarga besar almarhum dari Mojokerto, yang jumlahnya mencapai 29 orang. Setelah ijab kabul yang berlangsung dengan lancar, kedua mempelai beserta dengan 29 keluarga besar yang lain diberi kesempatan untuk melihat wajah almarhum.

Sebelum jenazah dihantar ke liang lahat, kain kafan Mbah Surip dibuka untuk memberi kesempatan pada keluarga yang belum melihat untuk yang terakhir kalinya dan pada saat itu pula Resia yang baru saja melangsungkan pernikahan, jatuh pingsan.

Selanjutnya, jenazah Mbah Surip dimakamkan di kawasan Bengkel Teater W.S Rendra untuk beristirahat selama-lamanya. Selamat jalan Mbah Surip, selamat jalan seniman nyentrik dan murah hati. Musik dan tawamu telah memberikan nuansa segar di blantika musik tanah air. Kami semua akan selalu mendoakan dan mengenangmu. I love you full...

Read More ..

04 Agustus 2009

Sang Fenomenal Meninggalkan Dunia




Mbah Surip meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB di Rumah Sakit Pusdikkes, Kramat Jati, Jakarta Timur. Penyanyi fenomenal beraliran reggae itu meninggal dunia di rumah pelawak, Mamik Prakoso.

"Jadi pas tiba di sini sudah tidak bernyawa, sudah meninggal," kata Mega, petugas RS Pusdikkes, Selasa (4/8/2009).

Rumah Mamik Prakoso tak jauh dari RS Pusdikkes Kramat Jati di Jalan Makassar, Jakarta Timur.

Menurut Mamik kemarin Senin (3/8/2009) sekitar pukul 16.00 Wib Mbah Surip datang ke rumahnya bersama anaknya.

"Aku numpang tidur dirumahmu karena dirumahku nggak bisa istirahat..." kata Mbah Surip saat itu.


Namun karena terlihat tidak sehat pada malam harinya Mamik berinisiatif memanggil dokter untuk memeriksa kesehatan mbah. Setelah meminum obat Mbah Surip dapat beristirahat.

Di pagi harinya Mbah Surip sempat sarapan bubur ayam bersama anaknya lalu setelah itu ditinggal mandi Mamik. Pada saat itulah pintu kamar mandi digedor dan Mamik menemukan Mbah Surip terkulai lemah dan mengeluarkan cairan di mulutnya.

Saat itu juga Mbah Surip dilarikan ke Rumah Sakit Pusdikkes Kramat Jati namun nyawanya tidak tertolong. Mbah Surip menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit.

Mbah Surip memang tetap sederhana meski dia sudah meraih sukses sebagai musisi. Gaya hidupnya tak banyak yang berubah sejak lagunya 'Tak Gendong' laris manis menjadi RBT.

Bahkan, Mbah Surip mengaku dirinya lebih senang naik ojek daripada mobil. Dia merasa lebih nikmat diantar motor daripada duduk manis di atas mobil.

Segenap tim Mbah Surip Fans Club turut berduka cita atas meninggalnya penyanyi Fenomenal Mbah Surip. Semoga arwah Almarhum diterima Allah SWT, Amien...

Read More ..

03 Agustus 2009

Mbah Surip Syukuran Manajemen




Nama Mbah Surip semakin berkibar dan lagu Tak Gendong pun menduduki jajaran peringkat atas sebagai Ring Back Tone (RBT) terpopuler. Namun demikian, Mbah Surip tak lupa untuk bersyukur atas apa yang didapatnya bersama Manajemen Kampung Artis.

"Sekarang manajemen saya sudah dibilang kantoran (baca: profesional). Mbah minta doa restunya saja, mudah-mudahan dengan adanya
Kampung Artis Manajemen ini, Mbah bisa berkarya lebih baik lagi," harap mantan pengamen dalam acara syukuran di markas Kampung Artis, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2009).


Mbah Surip pun menaruh harapan untuk tetap bisa berkarir melalui manajemen artisnya dan dapat bekerja dengan jujur, total, dan apa adanya.

"Apalagi orang-orang yang tergabung dalam kampung artis manajemen memang teman lama saya. Jadi ya ke depannya, tidak ada kesalahpahaman dan bisa abadi sampai mati," ungkapnya.

Mengenai kontrak tiga tahun yang ia setujui ke pihak manajemen, Mbah menyerahkan ke pihak notaris, termasuk poin-poin dari isi kontrak yang dibuat dari hati ke hati.

"Mengapa saya takut atau saya permasalahkan? Notaris hanya memperkuat saja, jadi tidak ada masalah saya keberatan atau tidak," imbuhnya.

Read More ..

Mbah Surip Terima Bonus Rumah dan Mobil




Sukses dengan lagu-lagu karyanya, mengantarkan seniman nyentrik Mbah Surip meraih keberuntungan secara materi. Sebuah rumah berikut kendaraan akan menjadi milik pria asal Mojokerto, Jawa Timur itu.
"Bahagia banget, apalagi ketemu temen-temen lama. Pokoknya
I love you full!. Ha..ha..ha....minta doa restunya semoga bisa berkarya terus tanpa ada halangan," ungkap Mbah Surip saat dimintai komentarnya seputar kontrak kerjanya.


Mbah Surip menerima bonus sebuah rumah dan mobil Suzuki APV warna biru tahun 2006 berplat nomor B 8155 GX. Menanggapi hal ini pemilik nama asli Urip Ariyanto itu menjawab dengan gaya kelakarnya, "Mobil dan rumah yang akan saya miliki semoga cepet balik nama. Dan kalau Kapolda mengijinkan semoga surat helikopternya akan cepet keluar."

"Mbah ingin mematahkan artis luar negeri yang bilang artis Indonesia nggak bisa punya pesawat atau helikopter," tambahnya lagi-lagi dengan gaya tawanya.

Mbah Surip pun mengaku terima kasih dengan pemberian rumah dan mobil tersebut, dirinya tidak mempedulikan entah baru atau sudah second. "Mobil atau rumah yang dikasih, baru atau second Mbah nggak peduli," pungkasnya.

Bertempat di
Kantor Manajemen Kampung Artis, di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (29/7), sebuah acara syukuran digelar, sebagai simbol kontrak kerja sama antara Mbah Surip dengan Manajemen Kampung Artis, terhitung sejak 1 Juli 2009 hingga 1 Juli 2012.

Mbah Surip sendiri berada di bawah naungan label Gajah Mada Record, pimpinan Sugama Trisnadi, sekaligus pemilik Manajemen Kampung Artis.

Read More ..

26 Juli 2009

Afgan Dan Ran Pengen Duet Bareng Mbah Surip




Melejitnya popularitas Mbah Surip ternyata memancing keinginan para musisi untuk berkolaborasi dengannya. Afgan dan RAN adalah dua diantaranya.

Afgan mengaku suka dengan lagu Tak Gendong yang fenomenal, bahkan dia sering menyanyikan lagu itu saat karaoke bareng teman-temannya. "Mbah Surip hebat. Aransemen dan lirik lagu Tak Gendong bagus dan sangat kreatif. Di usia tak muda lagi, dia bisa menemukan notasi dan melodi yang bisa diingat orang," puji Afgan.

Pelantun lagu
Terima Kasih Cinta itu juga ingin bertemu dengan Mbah Surip dan mendengar cerita hidup dan kesuksesannya. Afgan bahkan punya keinginan untuk membuat lagu bersama.


Hal senada juga diungkapkan oleh
RAN. Band beranggotakan Rayi (vokal), Nino (vokal), dan Asta (gitar) ini juga kagum kepada Mbah Surip. Menurut mereka Mbah Surip adalah musisi yang bisa jadi diri sendiri dan memiliki tipikal khusus yang tidak dimiliki orang lain. Ia hanya ingin membuat orang senang dengan gayanya bernyanyi, dan tidak pernah merasa gengsi melakukannya.

Menurut
Asta, RAN tak akan menolak jika ada kesempatan berduet dengan penyanyi berambut gimbal itu. ”Kita mau banget kalau ada kesempatan duet dengan Mbah Surip, dan mbah Surip juga pernah minta ini pada kita,” ungkap Asta.

Jadi siapa yang bakal dapat kesempatan berduet dengan
Mbah Surip lebih dulu ? Kalau kita tanya Mbah Surip sendiri, mungkin dia akan bingung dan hanya bilang : I Love You Fulll ..ha ha ha ha ..

Read More ..